The Tarix Jabrix 2 | Jakarta Membuat Orang Egois

poster the tarix jabrix 2The Tarix Jabrix 2 menceritakan tentang geng motor yang santun yang harus menikmati hiruk pikuknya kota Jakarta, yang lengkap dengan permasalahannya. Geng motor yang bernama The Tarix Jabrix itu adalah geng motor yang berawal dari geng motor positif berasal dari kota Bandung. Mereka adalah Cacing (Tria Changcut), Mulder (Dipa Changcut), Dadang (Erick Changcut), Ciko (Alda Changcut) dan Coki (Qibil Changcut).Dan kini mereka telah lulus SMA. Setelah beruding, akhirnya mereka mendapatkan kata sepakat untuk melanjutkan kuliahnya di kota metropolitan Jakarta. Sayang salah satu dari mereka tidak bisa ikut, yaitu Dadang. Karena Dadang harus membantu ayahnya dengan usaha bengkelnya.

Kota Jakarta yang merupakan kota metropolitan, membuat mereka antusias untuk menikmati serunya kuliah di sana. Sayang, ibu kota ini tak senyaman seperti anggota The Tarix Jabrix bayangkan. Kemacetan, polusi, dan panasnya kota Jakarta membuat kenyamanan mereka terganggu. Ditambah lagi, ternyata Jakarta membuat orang individualistik. Hal itu terbukti seperti ketika mereka berusaha Ronda malam, malah ditangkap warga dan dituduh maling sedangkan di saat pagi berusaha ikut membersihkan lingkungan, malah dapat marah ketua RT.

Karena ketidak nyamanannya ibu kota akhirnya Cacing mengusulkan agar mereka menjual motornya dan menggantinya dengan mobil. Dan lewat mobil inilah rasa percaya diri mereka ikut bertambah. Cacing, dan si kembar Coki dan Ciko siap untuk mengeceng cewek ibu kota.

Selain hiruk pikuknya Jakarta yang tak nyaman, Jakarta juga merubah persahabatan mereka. Coki dan Ciko mendapatkan kecengan baru yang kembar pula Lala dan Lili (Winda Agustina Putri dan Windy Agustina Putri). Sedangkan Cacing mengincar gadis cantik Milinka (Joanna Alexandra). Karena Mulder merasa tidak terperdulikan, akhirnya dia gabung di arena balapan liar. Ternyata Jakarta membuat anggota The Tarix Jabrix menjadi orang yang individualistik dan egois.

Akhirnya masalah-masalah pun mulai muncul. Kasus penculikan adik dari si kembar Lala Lili yaitu Dona Doni (bukan kembar) membuat para The Tarix Jabrix kembali kompak dan bersatu menyelesaikan masalah khas ibu kota tersebut.

Untuk memunculkan adegan yang bisa membuat penonton bergelak tawa tak harus banyak menampilkan hal yang jorok-jorok dan kecacatan orang lain. Hal itu dibuktikan film yang disutradari Iqbal Rais ini. Film yang kelanjutan dari film pertamanya The Tarix Jabrix 1 membuat saya dan penonton yang lain terpingkal-pingkal. Adegan demi adegan yang diperankan para angota The Cangcuters membuat saya tak kuasa menahan tawa.

Serunya lagi, walau ceritanya sederhana, The Tarix Jabrix 2 ditampilkan sangat apik. Cara menceritakannya bagus. Penonton dibuat menebak-nebak adegan-adegan selanjutnya dan saya dibuatnya terheran-heran dengan jawaban-jawaban adegan selanjutnya dan tak lepas juga komentar sepeti loh.. loh.., ealah, e…

Bagusnya lagi, film ini tak sesederhana saya bayangkan, penonton dibuat terkejut dengan kejutan demi kejutan yang disajikan. Hal itu mengalir dari awal sampai akhir film ini, dan kejutan demi kejutan itu menambah saya mengumbar tawa yang ta bisa di tahan.

Untuk akting pemain, saya tidak menyangka para anggota The Cangcuters bisa bermain sebagus itu. Walau mereka buka para actor yang melainkan musisi, mereka cukup apik memainkan peran-peran mereka.

Saya berfikir, film komedi tidak akan memikirkan pesan moral. Tapi ternyata tidak. Fim ini banyak sekali pesan moralnya. Mulai bagaimana mengendarai motor, tentang kekeluargaan juga ada, mematuhi lalu lintas, dan masih banyak yang lainnya.

Bonusnya lagi, film ini memanjakan mata para cowok yang senang melihat cewek-cewek kece, imut dan sedap dipandang. Lihat saja Milinka (Joanna Alexandra), Lala dan Lili (Winda Agustina Putri dan Windy Agustina Putri) dan pendatang baru yang akhir-akhir ini sibuk jadi pembaca berita, Duma Riris Silalahi.

Kesimpulannya, ingin menonton film komedi yang menghibur? Silahkan tonton film ini. Cocok untuk menghibur dalam mengisi liburan di musim liburan.

Keterangan Film:

Jenis Film : Komedi Produser : Chand Parwez Servia Produksi : Pt. Kharisma Starvision Plus Pemain: The Changcuters, Joanna Alexandra, Winda Agustina Putri, Windy Agustina Putri Judika, Ramon Y. Tungka, Duma Riris Silalahi, Cecep Reza Sutradara : Iqbal Rais Penulis : Hilman Mutasi, Benny Ahmad, Sofyan Jambul. 6vsre57usu

Gambar saya ambil dari sini

Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

57 Comments - Add Comment

Reply


+ 7 = fourteen