Yuk Kenalan dengan Bandara Bawean

Bulan Juni 2015 adalah waktu di mana direncanakan Bandara Perintis Bawean akan beroperasi. Itu kan rencana, gak tahu ya realisasinya. Masyarakat Bawean pun sudah kenyang dengan namanya rencana, janji dan wacana lainnya.

Sekarang sudah masuk bulan Juni, dan hingga saat ini, tanda-tanda Bandara Bawean akan beroperasi nampaknya belum terlihat. Mimpi masyarakat Bawean mudik lebaran tahun ini dengan pesawat sepertinya belum bisa terwujud. Berdoa saja ya ada keajaiban Tuhan!

Nah, sambil menunggu Bandara Bawean beroperasi, kita kenalan dulu aja yuk dengan Bandara yang lagi ditunggu-tunggu oleh masyarakat Bawean ini!

Dibangun Sejak 2007, dengan Target Operasi yang Berubah-ubah

Mulai pembebasan lahan sejak 2006 dan pembangunan awal baru dilaksanakan pada 2007, akhirnya target operasi 2007 pun meleset. Kemudian target berubah menjadi tahun 2009. Belum kelar juga, Bandara dijanjikan akan operasi 2012 kemudian 2013, lalu berubah lagi ke 2014 hingga akhirnya dipastikan bakal melayani arus mudik Lebaran 2015 yang akan mulai operasi pada bulan Juni.

Saat Rusa berkunjung pada 2014, masih ada pembangunan yang belum selesai

Saat Rusa berkunjung pada 2014, masih ada pembangunan yang belum selesai

Pemandangan ketika melewati pintu masuk Bandara

Pemandangan ketika melewati pintu masuk Bandara

Ternyata hingga kini juga belum ada kejelasan. Kabar terbaru, seperti dilansir Antara, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan “Saya kira pada arus mudik dan balik tahun ini belum bisa digunakan karena butuh penyempurnaan.” Kenyang banget ya masyarakat Bawean dengan janji-janji palsu.

Rute, Rencana Pesawat dan Jadwal Terbang

Belum jelas Bandara mulai kapan akan operasi, tapi kabar terkait rute dan akan menggunakan pesawat apa sudah beredar luas. Masih dikutip dari Antara, rute pesawat ke Bawean direncanakan melalui Bandara Juanda Surabaya dengan menggunakan pesawat jenis Grand Caravan “Susi Air” yang akan menampung 12 penumpang.  Jadwalnya sendiri adalah 2 kali dalam seminggu.

Sekitar Bandara, selain panorama alam dan landasan pacu (Foto 2014)

Sekitar Bandara, selain panorama alam dan landasan pacu (Foto 2014)

Gak tahu ini akan memuaskan masyarakat Bawean atau tidak. Perputaran penumpang Bawean-Gresik-Bawean selama ini kan cukup padat. Apalagi harapan transportasi udara ke Bawean cukup besar, mengingat seringnya terisolir karena cuaca buruk yang membuat kapal-kapal tidak berani berlayar ke dan dari Bawean. Makanya masyarakat Bawean berharap besar terhadap penerbangan ke Bawean ini.

Lokasi Masuk Kecamatan Tambak

Jika dermaga atau pelabuhan Bawean berada di kecamatan Sangkapura, Bandara Bawean masuk kecamatan Tambak, dan berada di desa Tanjungori. Lokasi ini sebenarnya berdekatan satu sama lain, kurang lebih 25 kilometer dari alun-alun Sangkapura. Namanya juga pulau kecil ya, dari sana ke sini semuanya dekat. Hehe.

 Luas Bandara dan Landasan Pacu

Luas Bandara Bawean tercatat 76.544 meter persegi. Sedangkan untuk landasan pacu, awalnya cuma 900 meter, kemudian berkembang menjadi 1.200 meter, dan yang terbaru menjadi 1.400 meter. Semoga semakin luas terus ya, biar bisa menampung pesawat dengan tipe yang lebih besar.

Nama Pahlawan Asal Bawean, Harun Thohir Diusulkan Jadi Nama Bandara

Hingga kini belum ada pasti untuk Bandara Bawean. Tapi nama Pahlawan Harun Thohir asal Bawean yang ngebom Singapura bersama rekannya Usman menjadi nama satu-satunya yang diusulkan oleh masyarakat Bawean. Keberanian Harun pada 10 Maret 1965 di Singapura membuat harum nama Pulau Bawean.

Sebelumnya, karena jasanya, nama Usman Harun menjadi nama kapal perang TNI AU, yakni KRI Usman Harun dan nama Jalan Prajurit KKO Usman-Harun, menggantikan nama Jalan Prapatan, Kwitang, Senen yang berada di Jakarta Pusat. Semoga keinginan masyarakan Bawean bandaranya bernama Harun Thohir terwujud.

Bandara Bawean Berada di Tepi Laut

Hal paling menarik ketika membahas Bandara Bawean adalah letaknya yang berada di tepi laut. Pemandangan di sini sangat indah, karena kita akan disambut oleh birunya laut Bawean ketika hendak landing. Pun saat take off, panorama alam Bawean dengan kapal-kapal nelayan yang berjejer di tepi pantai akan menjadi pemandangan yang akan membekas ketika meninggalkan Bawean.

Landasan pacu persis di tepi laut

Landasan pacu persis di tepi laut

Ini yang akan dilihat jika take off atau landing di Bandara Bawean

Ini yang akan dilihat jika take off atau landing di Bandara Bawean

Sisi utara Bandara dengan perbukitan hijau yang dan pantai yang indah

Sisi utara Bandara dengan perbukitan hijau yang dan pantai yang indah

Selain pemandangan pantai dan kapal-kapal nelayan, hijaunya perbukitan Bawean (Bawean dikelilingi bukit) juga akan mengelilingi sisi utara Bandara. Pantas saja ya masyarakat Bawean makin gak sabar dengan segera beroperasinya Bandara yang sudah ditunggu hampir 1 dekade ini. Mendesaknya kebutuhan transportasi udara dan keinginan menikmati bandara yang penuh pesona ini menjadi alasan yang tepat.

Doakan Bandara Bawean segera beroperasi ya! Amin.. :)

Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

5 Comments - Add Comment

Reply


2 + eight =