Thanks to Nature, Surabaya Berkebun dan Bu Risma

Kehidupan membuat kita selalu menginginkan untuk membangun sesuatu yang besar dan canggih di alam ini.  Namun apa itu semua menjadikan kita lebih manusiawi? Dalam hidup kita fokus untuk mengambil apa-apa dari alam, sementara alam memberikan segalanya untuk kita. Nah itulah yang mendasari kenapa dibikin, Thanks to Nature, dengan harapan ingin  menebarkan makna dari bersyukur dan berterimakasih kepada alam.

Seperti yang ditulis di webnya Thanks to Nature, makna dari Thanks to Nature ini adalah sebuah bentuk ekspresi rasa syukur karena kita sudah diberi kenikmatan besar dari alam. Suatu aksi persembahan untuk alam, dengan semangat “peduli” “menghargai” dan kembali” kepada alam. Suatu sikap positif di mana kita, berusaha untuk memanfaatkan alam sebaik-baiknya tanpa merusaknya. Sebuah motivasi untuk berbuat baik lagi untuk alam, sebuah perjalanan inspirasi untuk mencapai keselarasan dan harmoni kehidupan kita dengan alam, untuk masa depan yang lebih baik. Sebuah wujud pelepasan emosi kerinduan akan alam, sekaligus pencarian kembali makna ketenangan jiwa dan kesegaran pikiran dalam menikmati hidup sebagai bagian dari alam.

Di Pintu Gerbang Kebon Bibit

Back To Nature

Thanks to Nature diselenggarakan di Taman Flora/Kebon Bibit Surabaya pada Minggu 4 Desember 2011 kemaren, dimulai dari jam 09.00 pagi sampai jam 20.00. Ini adalah festival bertemakan alam pertama yang pernah Rusa kunjungi. Kebon Bibit yang rindang oleh banyak pepohonaan dan tanaman emang cocok banget dengan tema festival ini. Diramaikan oleh banyak komunitas bertemakan alam, seperti Komunitas Nol Sampah, Komunitas Bank Sampah, Komunitas Layang-Layang, Komunitas Lubang Jarum Gresik, dan lain lain. Tapi dalam hal ini Rusa cuma akan cerita tentang Komunitas Surabaya Berkebun yang melakukan cara menanam dan berkebun di lahan Kebon Bibit.

Seperti yang Rusa ceritakan di postingan sebelumnya, kalau Surabaya Berkebun sudah melakukan tanam perdana di taman belakang Matchbox Too jalan Jawa Surabaya, 13 November kemaren. Nah dalam Thanks to Nature kemaren, teman-teman Surabaya Berkebun melakukan aksi menanam juga. Seperti kita tahu Kebon Bibit emang banyak lahan buat ditanami banyak hal macam tanaman.

Menanam di Lahan Kebon Bibit

Rusa Menanam #eaaa

Selesai Menanam Foto Bersama

Di sebagian lahan di Kebon Bibit, teman-teman Surabaya Berkebun melakukan tanam ke dua. Kebon Bibit adalah lahan yang pas, karakter tanahnya juga subur sepertinya (Rusa sok tahu). Namanya juga kebon bibit ya, hehe.

Pada Thanks to Nature, Surabaya Berkebun juga kedatangan orang nomer 1 di Surabaya, siapa lagi kalau bukan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Ibu Risma, begitulah beliau biasanya dipanggil, adalah walikota yang dulunya pernah menjabat Kepala Dinas Pertamanan dan Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya, yang di mana beliau ini emang terkenal dengan orang yang berhasil membuat kota Surabaya menjadi lebih hijau dan lebih segar. Berkat beliau ini juga kota Surabaya jadi lebih banyak taman kotanya.

Mbakchin (Surabaya Berkebun) dan Bu Risma (Walikota Surabaya)

Surabaya Berkebun dan Bu Risma

Nah, dari situ emang gak kaget sih, kalau bu Risma itu mendukung banget komunitas semacam Surabaya Berkebun, yang hadir di kota  Surabaya untuk mengajak dalam gerakan nyata, untuk bukan hanya menjadi warga kota yang pasif, dan menikmati taman kota Surabaya yang terkenal dengan cantiknya, tetapi juga menjadikan kegiatan menanam, bercocok tanam, berkebun, menjadi semangat dan bagian dari kehidupan sehari-hari.

Bukti dukungan dari bu Risma adalah dengan datang ke booth Surabaya Berkebun di Thanks to Nature, dan ikut serta menanam dan berocok tanam di lahan yang sudah dipersiapkan oleh teman-teman Surabaya berkebun di kebon Bibit Surabaya. Keren sekali memang walikota Surabaya yang satu ini.

Di Booth Surabaya Berkebun

Yup, acara Thanks to Nature atau Persembahan Untuk Alam ini emang keren banget, sayangnya kemaren Rusa cuma sempat muter-muter di sebagian booth komunitas, gak semuanya, belum sempat juga melihat-lihat acara yang sedang berlangsung di panggung utama yang dipimpin oleh Dik Doank. Padahal di sana banyak yang keren-keren, ada workshop juga, bahkan di akhir (pas malamnya) ada Piyu Padi juga. Semoga kedepannya bakal ada event-event keren yang bertemakan alam seperti Thanks to Nature lagi.

Terima kasih alam.

*Terima kasih Mas Dito untuk jepretan foto-fotonya.

Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

54 Comments - Add Comment

Reply


eight + 2 =