RS OMNI Mencemari Nama Baiknya Sendiri

Prita Mulyasari

Kisah Prita Mulyasari bermula saat ia dirawat di unit gawat darurat RS OMNI Internasional pada 7 Agustus 2008. Selama perawatan, Prita tidak puas dengan layanan yang diberikan. Ketidakpuasan itu dituliskannya dalam sebuah surat elektronik (email) dan menyebar secara berantai dari milis ke milis. Email tersebut membuat pihak Rumah Sakit OMNI berang. Mereka beranggapan Prita telah mencemarkan nama baik rumah sakit tersebut beserta sejumlah dokter mereka.

Saya sudah membaca isi surat yang telah ditulis oleh Prita itu di sini, saya heran letak pencemaran nama baiknya dimana? wajar kan jika orang berkeluh kesah terhadap pelayanan yang buruk, wajar juga kan jika hal ibu Prita tersebut curhat kepada teman-temannya. Menurut saya bukan salah Prita jika akhirnya suratnya menyebar kemana-mana.

Keputusan pihak RS OMNI untuk memperkarakan Prita Mulyasari menurut saya adalah keputusan yang salah besar. Pihak Rumah Sakit Internasiol OMNI tidak memikirkan akibatnya bermain-main dengan pengguna online, terlepas benar atau salah tindakan para pengguna online tersebut, termasuk blogger atau orang-orang yang sering “mangkal” di milis-milis, memang harus diwaspadai. Apalagi untuk hal-hal yang menurut mereka benar. Tahu sendiri kan? Blogger bisa melakukan pembunuhan karakter bersama-sama.

Begitu juga dengan kasus Prita, dengan harapan agar masyarakat beranggapan bahwa apa yang telah ditulis oleh Prita dalam suratnya adalah hal yang tidak benar malah sekarang akan membuat kasus ini merembet kemana-mana. Dengan tindakan pihak RS OMNI memperkarakan hal ini kepengadilan, membuat kasus ini menyebar dan terdengar kemana-mana.

Pihak RS OMNI tidak sadar kalau ternyata Prita tidak sendirian, banyak blogger di belakangnya. Buktinya, lihat saja sekarang, semua headline di blog para blogger pendukung mendukung pembebasan Prita, dan tak sedikit dari mereka secara terang-terangan mengolok-ngolok pihak RS OMNI tersebut. Tidak hanya lewat blog, para pendukung Prita juga berkumpul di facebook, tidak tanggung-tanggung sampai saat ini diposting sudah terkumpul 58.500 member (waw). Jika hal demikian terjadi, bukannya nama baik tetap terjaga, malah secara otomatis pihak RS OMNI telah menyebarkan keburukannya sendiri kepada masyarakat luas. Sekarang semua bisa menilai, mana yang benar dan mana yang salah bukan?

Ini pelajaran buat pelayanan masyarakat yang lain, jika ada konsumen yang mengeluh terhadap pelayanannya seperti dilakukan oleh Prita, selesaikanlah dengan kekeluargaan. Ajaklah berdamai dan mintalah maaf pada yang bersangkutan. Jangan malah mengugatnya dan memperkarakan ke pengadilan, hal itu akan malah membuat nama baik yang dijaga akan malah tercemar dengan sendirinya.

foto diambil di halaman seruan pendukung Prita Mulyasari di Facebook

Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

43 Comments - Add Comment

Reply


seven − = 2