Pulau Gili Barat dan Pohon Kelapa Unik Bercabang 4

Di Bawean ada banyak sekali pulau kecil. Tak hanya di Lombok, di Bawean juga ada pulau yang bernama Gili. Rusa gak tahu ya, kenapa nama Gili sama dengan yang ada di Lombok. Mungkin untuk menyebut pulau kecil itu dengan sebutan Gili kali yaa *ngwur*. Ah gak tahu lah, yang Rusa tahu, di Bawean ada dua pulau bernama pulau Gili. Pulau Gili yang berada di timur pulau Bawean dan Gili Barat yang berada di barat pulau Bawean.

Pulau Gili Barat dilihat dari jembatan penyebrangan

Di antara pulau-pulau kecil yang mengelilingi pulau Bawean, pulau Gili Barat adalah pulau kedua yang jaraknya sangat dekat setelah pulau Selayar. Gili Barat letaknya ada di kecamatan Sangkapura yang secara administrasi masuk desa Dekat Agung. Untuk ke pulau Gili Barat kita akan masuk melalui belakang SMP 1 Atap Dekat Agung. Ke pulau Gili Barat kita akan melalui jembatan kurang lebih sepanjang 650 meter, dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit. kedat banget kan?!

Sepanjang perjalanan ke pulau Gili Barat, kita akan menyaksikan hutan mangrove yang membuat pemandangan sepanjang perjalanan menjadi lebih indah dan sejuk, walau pada saat itu siang hari yang sangat begitu panas karena menyebrang laut dengan ditempuh melalui jalan kaki. Ya, jalan kaki, karena tak ada kendaraan yang bisa melewati jembatan dari susunan batu karang tersebut.

Hutan Mangrove di kanan kiri jembatan

Hutan Mangrove di sepanjang perjalanan

Hutan Mangrove di sepanjang perjalanan

Hutan Mangrove di sepanjang perjalanan

Di Gili Barat kita akan melihat berlabuhnya kapal-kapal nelayan dari masyarakat setempat. Melihat pemandangan kapal-kapal nelayan berjejer dengan latar belakang pulau Bawean, adalah keindahan tersendiri yang bisa kita nimati. Keistiwean lainnya adalah adanya pohon kelapa unik yang memiliki cabang 4 itu. Ini sungguh luar biasa, kekuasaan Allah.

Perahu-perahu nelayan dengan latar belakang pulau Bawean

Pohon kelapa bercabang 4

Penduduk di pulau Gili Barat merupakan penduduk pindahan dari masyarakat sekitar, yakni dalam hal ini adalah desa Dekat Agung. Kira-kira penduduk di sana merupakan3-6 generasi. Mereka yang pada awalnya menempati Gili Barat dikarenakan berkebun dan nelayan. Seperti penuturan warga, sampai saat ini, sudah ada kurang lebih 23 kepala keluarga yang tinggal di pulau yang juga merupakan salah satu pusat ikan asin yanga ada di Bawean.

Ini dia Rusa udah mau nyampe pulau Gili Barat

Pulau Gili Barat lebih dekat

Ini di gerbang pulau Gili Barat *ikut menyumbang* :D

Buat pecinta sunset, Gili Barat cocok koq jadi pilihan, karena letaknya sendiri adalah berada di barat pulau Bawean. Cuma Rusa sendiri pas ke sana pada saat siang hari, jadinya gak bisa menikmati indahnya matahari tenggelam.

Pulau Gili Barat keren juga kan? Keren kan? Keren donk! *maksa*.

AYO KE BAWEAN!

 

Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

40 Comments - Add Comment

Reply


− 3 = five