PH is Paling Hancur. Di Balik Hancurnya Jalan-Jalan Ke Bali

Sebut saja namanya PH atau saya biasa mengingatnya dengan istilah Paling Hancur. Ya sepertinya istilah tersebut memang sama sekali tidak salah, karena si PH itulah sumber dari segala semua kehancuran yang terjadi mengenai keberangkatan saya ke Bali bareng @nobarsimPATI.

Salah satu bukti nyatanya adalah seperti yang telah dituliskan teman saya yang tak lain sama-sama pemenang ke Bali: Tulisan debby seperti ini:

“Bagaimana ga kecewa, beberapa kali tour mengalami pengunduran waktu, beberapa kali berganti hotel dan yang terakhir yang lebih membuat semacam kecemburuan sosial adalah pembagian group menjadi 2 bagian. Group pertama 4 hari 3 malam, sementara group kedua dua hari dua malam saja. Bener-bener terlalu singkat waktu menikmati perjalanan GRATISAN ini sehingga kelompok II (kami) berusaha menegoisasikan sebuah kompensasi (ga hanya tentang uang), tapi sayang banget…yang kami dapet malah caci maki dari panitia  itu” Selengkapnya klik di sini.

Caci makian yang dimaksud Debby juga telah dituliskan oleh teman kami juga, Isnuansa seperti berikut ini:

“Salah seorang penyelenggara mengeluarkan kata-kata ‘kalian sudah saya kasih gratisan’ ketika marah pada saat kami mempertanyakan kompensasi akibat pengunduran jadwal yang sudah saya tuliskan di blog ini sebelumnya” selengkapnya klik di sini.

Awalnya memang kami berangkat ke Bali adalah atas nama pemenang dari @nobarsimPATI yang seperti sebelumnya telah saya jelaskan di sini. Tapi ternyata eh ternyata segala sesuatunya baik Nobar Robinhood mau pun yang ke Bali semuanya murni dibiayai oleh si PH itu tadi, PH itu kalau tidak selah semacam EO yang akan eksis di Indonesia, tapi kata orang Telkomsel itu bukan EO. Entahlah apapun namanya. Nah dari situ bisa ditebak, yang berkuasa pas di Bali adalah si PH itu.

Kalau harus saya tuliskan semua kekacauan gara-gara ketidak profesionalnya si PH bisa-bisa luasnya pulau Bali tidak cukup untuk menampung tulisan-tulisan itu.

 

Foto ini diambil Feri ketika kami di Bandara Soetta yang masih jengkel karena trip ke Bali Berantakan

Tapi ya sudah lah, segala sesuatunya pasti ada hikmahnya. Walau setengah liburan saya tidak bisa menikmati karena telah di caci maki Nenek Sihir dari PH itu, saya merelakan. Niat baik dari Telkomsel untuk mengganti kerugian karena pergantian jadwal sudah cukup menghibur. Ditambah karena trip ke Bali bareng @nobarsimPATI ini membuat saya mempunyai teman-teman baru yang baik-baik dan keren-keren, sudah lebih dari cukup mengganti itu semua.

Bahkan sampai sekarang pun makin akrab dan kompak ngumpul di twitter. Kami makin rajin mention-mentionan di twitter. Selalu saja ada topik yang asik buat dibahas bersama. Terima kasih buat @isnuansa @debhoy87 @feriyunus @batangboys @iniRudy @desiparlina @justadhi @bektiprasetyo @Viniagustina @iin_anggreni @MissHyukJae @randybuncitz @donpraj @estylaw lainnya.

Tak lupa juga terima kasih kepada @nobarsimPATI Telkomsel, sukses terus ya di usiamu yang ke 15 tahun.

Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

53 Comments - Add Comment

Reply


4 + eight =