Pulau Noko Bawean

Pasir Putih Panjang di Pulau Noko

Pulau kecil dengan cuma pasir putih panjang dan semak belukar? Pulau yang tak berpenghuni? Dengan air laut yang berwarna biru dan hijau yang sangat bening? Bisa buat bulan madu di alam terbuka? Yak itu semua ada di pulau Noko salah satu kepulauan di Bawean.

Perjalanan menuju pulau Noko

Pulau Noko terletak bersebelahan dengan pulau Gili (Timur). Bedanya, Gili berpenghuni, sedangkan Noko tidak. Gili termasuk dalam desa Sidodegung Batu kecamatan Sangkapura. Untuk ke Noko atau Gili sebenernya bisa dari mana saja, cuman yang paling dekat bisa masuk melalui Pamona, Sidogedung Batu. Jarak dari Sangkapura kurang lebih 8 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit karena jalan di Bawean yang kurang bagus. Dari Pamona bisa menyewa perahu warga seharga Rp. 150.000 sampai Rp. 200.000 ini sudah termasuk PP Bawean-Gili-Noko-Bawean dan cukup untuk membawa pasukan lebih dari 30 orang.

Menyebrang Bawean-Gili-Noko-Bawean bisa menggunakan perahu seperti ini

Dari Pamona ke pulau Noko atau Gili kurang lebih 5 kilometer, dengan waktu tempuh 30 menit dengan perahu. Nah, di sini kita bisa menikmati jernihnya air laut yang berwarna biru dan hijau di sepanjang perjalanan. Kedalaman air sangat rendah kurang lebih 1 meter dari permukaan laut, jadi terumbu karang sangat terlihat jelas indahnya dari atas perahu.

Permukaan laut yang terlihat jelas karena begitu hijau dan jernih airnya

Apa keistimewaan pulau Noko? Pulau Noko adalah pulau kecil tak berpenghuni dengan sepanjang daratan adalah pasir putih saja, yang ditumbuhi semak belukar. Dengan luas kira-kira 1 kilo persegi, pulau indah ini adalah destinasi nomer 1 di Bawean untuk pecinta pulau kecil, pantai dan pemandangan laut lainnya.

Pulau Noko adalah pasir putih panjang yang ditumbuhi semak belukar

Pulau Noko dengan background pulau gili

Pasir putih di pulau Noko

Melihat pulau Bawean dari pulau Noko

Di Noko tidak ada tempat berteduh dan sumber mata air, jika ingin berlama-lama di sana Rusa sarankan membawa properti seperti tenda dan bekal makanan dan minuman yang bisa langsung dimakan. Akan lebih asyik sih melakukan ritual bakar-bakar, bisa bakar ayam kampung yang dibawa dari rumah, atau membeli ikan segar dari tangkapan nelayang masyarakat Gili. Tapi kalau kamu suka memancing, tidak salahnya mencoba peruntungan dengan memancing di sekitaran Noko.

Disarankan membawa tenda dan melakukan ritual bakar-bakar :)

Bagi yang suka berenang pulau ini tentunya sangat cocok, kamu bisa berenang dan berjemur di sekeliling pulau yang penuh dengan pasir putih yang indah. Hobi snorkeling? Noko juga cocok banget, dengan tentunya bisa membawa perlengkapan sendiri, karena di Bawean belum ada persewaan untuk melihat indahnya bawah laut, walau di Bawean sendiri sangat banyak tempat yang berpotensi menjadi tempat favorit pecinta bawah laut.

Kenzo (2 tahun) main air dan berenang di pulau Noko (foto diambil dengan background pulau Bawean)

Tak ada alasan untuk tidak ke pulau Noko kan? Tapi saran Rusa, jangan kotori pula itu ya, kemaren Rusa ke sana agak sedih karena banyak melihat sampah bekas-bekas wisatawan yang berserakan.

AYO KE BAWEAN! AYU KA BHABIAN!

54 thoughts on “Pasir Putih Panjang di Pulau Noko

  1. Indah Juli

    Bagus banget pemandangannya.
    Kalau Rusa nggak nulis ini, jujur aku nggak tau tentang Pulau Noko ini.
    Suatu saat pengen datang ke sini sama anak-anak, biar mereka makin cinta sama Indonesia :)

    Reply
  2. giewahyudi

    Pulau pasir gini keren sih, apalagi kalau pas pasang kita bisa renang di atas pulaunya. Soal kotoran biasanya itu malah berasal dari pulau lain yang banyak memproduksi sampah trus kena ombak. *bukan nuduh pulaumu lho* :)

    Reply
    1. Rusa Post author

      Noko juga pulauku loh. Tapi aku sih yakinnya sampah pengunjung, soalnya emang sampah lain gak ada, emang bekas bungkus makanan instan :)

      Reply
  3. Kaget

    Indah bener pantainya Rus. Di pantai provinsi saya ngga ada pantai indah, harus menyisir ke pantai barat sumatera, lumayan jauh la… 8 jam perjalanan :(

    Reply
  4. inder

    tanya mas, wisata apa lagi yang recommended selain Noko. misal danau atau air terjun dan wisata alam di bawean. pengennya nyoba get lost di bawean sambil camping.

    Reply
  5. Isnuansa

    Naik kapal kecil gitu dari Bawean berapa ongkosnya?

    Tulis aja dulu semua pulau yang ada di Bawean ya, Om Rusa. Ntar kalo Diana udah pinter renang, pengen ngajak jalan-jalan ke kepulauan Bawean.

    Reply
  6. Ovrie

    WIIIDDIIIHH KEEYYEEENN NEEHH OM..

    Boleh minta perincian biaayanya mumpung saya juga orang surabaya, insya allah akan mulung disana kalo banyak sampahnya….
    cz alam sudah memberikan keindahan buat kita kenapa kita gak membalasnya dengan menjaga keebersihannya…
    :D

    tak tunggu reply nyaa om…
    salam ransel
    salam lestari
    dan salam angkut…

    Reply
  7. George

    Amazing!

    Dari dulu uda pantau pulau ini.
    Buat info aja, waktu itu Rusa nginep di mana pas di Bawean?
    Ada kos atau hostel murah di sana?

    Sewa kapal Rp 150k itu untuk 1 orang atau dibagi2 lagi?
    Makasih…

    Reply
  8. yayang alfisyah

    Enju ka bhabian…….
    Bhabian gege onggu je ? bawean bagus bngt y….
    org bwean emg ramah2 trmsuk aq….
    Rusa,, sy org bawean asli lho…..
    Bawean kec sangkapura tuuh……
    Ayo k bawean brsama q…enju ka bhabian ken eson.. ,

    Reply
  9. andrew

    bulan juni ke sana deh, jujur pngen bgt promosikan bawean biar terkenal kayak karimun jawa. q ajak tmn2 travel agent sby

    Reply
  10. Pingback: Visit Bawean #4: Bawean, Pulau Perawan yang Menawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>