Kandang Rusa Monas yang Kering

Setahun yang lalu sekitar bulan November, rame banget berita tentang Rusa Monas yang sangat memprihatinkan sekaligus bikin kesal. Gimana gak, dalam kurun waktu kurang lebih 4 bulan lamanya, pompa air di kandang rusa tidak berfungsi sehingga kolam air di dalamnya kering gersang, akibatnya rusa-rusa itu kekurangan minum. Eh gak cuma kurang aja kali ya, ya gak minum sama sekali, lah wong pompa airnya tidak berfungsi.

Untuk mendapatkan foto ini, usahanya berat. Harus minta tolong ke pengunjung Monas. Sempat malu, hihihi…

Setelah itu rusa-rusa itu diberitakan terancam mati karena kehausan. Sampai pada akhirnya, ada gerakan #AirUntukRusa di Twitter untuk menyelamatkan rusa-rusa yang terancam mati karena kehausan. Dan sekarang kalau disearch “Rusa Monas” isinya adalah berita buruk tentang rusa Monas yang kekurangan air dan ditelantarkan begitu saja. Ini tentu menyakitkan ya buat pecinta Rusa. Ayo pecinta Rusa bersatulah!! *halah pecinta aku donk* *diseruduk massa*.

Nah, beberapa waktu lalu, Rusa berkesempatan datang ke Jakarta, maka disempatkanlah datang mengunjungi kandang rusa yang ada di Monas, lokasi wisata paling murah di ibukota itu. Tepat pada Kamis 11 Oktober sore hari, setelah ketemuan di Masjid Istiqlal, sodara mengajak main ke Monas, katanya belum pernah ke Monas, maka diantarlah mereka ke Monas dengan jalan kaki dari Masjid Istiqlal. Jalan kaki Rus? Iya, biasa aja deh. Hoho.

Jika emang gak boleh, harusnya sediakan pakan yang cukup buat rusa-rusa yang unyu itu

Tiba di Monas, Rusa langsung meluncur ke arah kandang rusa Tutul yang ada di taman dekat Gambir. Tiba di kandang, Rusa miris banget melihatnya, secara kandangnya begitu kering dan terlihat sangat tandus. Tak ada rumput luas yang hijau, tak melihat keranjang berisi pakan buat rusa, pun pohon di sekitarnya begitu kering dengan daun yang sudah berwarna kecoklatan dan berguguran ke tanah serta berserakan tidak ada yang membersihkan. Ok ini mulai mirip narasi di novel, tapi emang begitulah kenyataannya, keadaan rusa di Monas memang masih memprihatinkan.

Terlihat sangat kering yaa..

Kandangnya emang sangat luas, tapi sayang juga kalau kurang terawat

Tak banyak jumlah rusa yang terlihat. Lebih didominasi daun-daun kering yang berguguran tapi tidak dibersihkan

Selain pemandangan yang kurang menyenangkan di sekitar kandang karena kering dan tandus, Rusa pun tak tahu jumlah sebenarnya berapa rusa Tutul yang ada di kandang Monas itu. Rusa pun tak banyak melihat rusa-rusa itu berlarian ke sana kemari. Sepertinya memang jumlahnya tinggal sedikit, setelah beberapa dipindahkan ke Ragunan beberapa waktu lalu karena karena tak ada air yang mengancam mereka mati kehausan.

Berharap ke depannya, kandang rusa yang di Monas lebih hijau dan lebih indah dan rusa di sana lebih riang. Kalau memang tak niat merawat rusa lebih baik, mungkin bisa dipindahkan ke Bawean saja, biar ada perkawinan rusa Tutul dengan rusa Bawean.  Hihihi.

Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

31 Comments - Add Comment

Reply


+ 8 = twelve