Jalan-Jalan ke Tempat Wisata Kota Semarang

Semarang adalah kota yang udah dua kali Rusa kunjungi, dan kemaren dalam rangka perayaan Ulang Tahun Dot Semarang yang diadakan 11 Maret kemaren, kota yang terkenal sama Lumpia ini menjadi ketiga kalinya Rusa kunjungin. Tapi, walau sebelumnya udah dua kali berkunjung, tak banyak tempat yang sudah disinggahi untuk berfoto-foto, huehehe. Selama dua kali ke Semarang yang masih Rusa ingat adalah dua kali ke Lawang Sewu, itu aja. Oia sempat juga nyicipin Toko Oen. Nah dalam rangka ultah Dot Semarang ini, tema acaranya adalah KONGKOW (karo ngeblog karo ngobrolke wisata) kalau diterjemahin ke dalam bahasa Indonesia adalah sama ngeblog sama ngomongin wisata. Dengan tujuan memperkenalkan wisata yang ada di Semarang untuk mencapai program Visit Jateng 2012. Keren juga ya Dot Semarang ini.

Bertanduk di Sam Poo Kong

Setelah semalam sebelumnya (10 Maret) syukuran dengan tumpengan dan sharing yang diadakan di Wisma Pertamina (iya, yang ini Rusa gak ikut karena masih di Surabaya), besoknya (11 Maret) acara hari ke dua dengan mengelilingi beberapa tempat wisata di Semarang.

Jadi jalan-jalan ke mana aja di Semarang mas Rus? Yuk simak!

Sam Poo Kong

Setelah berkumpul di Taman KB, baik peserta yang dari luar kota maupun dari Semarang-nya sendiri, akhirnya bis Pemerintah Kota Semarang mengantarkan ke Sam Poo Kong. Yeah Sam Poo Kong adalah destinasi pertama.  Kalau kamu pernah baca postingan yang di sini, pasti tahu kan kalau tahun lalu Rusa gagal masuk ke sebuah kuil Tionghoa yang terletak di daerah Simongan kota Semarang ini.

Di Depan Klenteng

Sam Poo Kong, atau yang punya nama lain Gedong Batu ini emang menarik sih. Tempatnya mengingatkan Rusa pada Masjid Cheng Ho di Surabaya (di Pasuruan juga ada), walau gak mirip-mirip banget tapi emang masih ada hubungannya sih. Karena Sam Poo Kong ini adalah katanya merupakan tempat persinggahan Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah asal Tiongkok yang beragama Islam. Huwaa keren ya. Hebatnya lagi, ternyata Klenteng Sam Poo Kong ini terkenal sampai luar negeri loh, bahkan katanya merupakan tempat yang telah ditetapkan oleh pemerintah Tiongkok sebagai tujuan wisata bagi pelancong asal Tiongkok. Huwaw!

Sam Poo Kong ini terdiri dari beberapa anjungan yaitu Klenteng Besar dan gua Sam Po Kong, Klenteng Tho Tee Kong, dan empat tempat pemujaan (Kyai Juru Mudi, Kayai Jangkar, Kyai Cundrik Bumi dan mbah Kyai Tumpeng). Keren-keren bangunannya, dan pastinya asik banget buat foto-foto, jadi serasa liburan kemana hitu ya, gak nyangka banget kan di Semarang da tempat wisata kayak begini.

Kota Lama

Coba search di Google dengan kata “kota lama” masti yang banyak disarankan adalah “kota lama Semarang” baru di urutan berikutnya adalah Jakarta, Surabaya dan Malang. Karena ternyata memang Kota Lama Semarang terkenal banget, bahkan banyak film bioskop yang syuting di Kota Lama Semarang, seperti Ayat-Ayat Cinta, ? (baca: Tanda Tanya), Gie dan juga Di Bawah Lindungan Ka’bah. Huwaa keren banget kan ya?!

Bertanduk sama Hendri (mashendri.com)

Di Depan Gereja Mblenduk Kota Lama (foto ngambil di blog Dot Semarang)

Di Kota lama ini, pemandu wisatanya mengantarkan kami melihat-lihat di sekitaran Gereja Blenduk. Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh masyarakat Belanda yang tinggal di kota itu pada 1753, dengan bentuk heksagonal (persegi delapan). Keren punya memang lokasinya, gerejanya juga iya, di depan gerejanya juga terdapat taman gitu, asik banget kayaknya dibuat nongkrong-nongkrong gitu.

Kota Lama Semarang kayaknya sih luas, dan bangunan-bangunan lamanya juga banyak, sayang pemandu wisatanya yang merupakan seorang “Kenang” (kalau di Surabaya Cak, dari pemilihan Cak dan Ning) itu gak mengantarkan keliling-keliling kota lama, hiks.

Kampung Batik

Ternyata Semarang punya Kampung Batik juga, gak cuma di Solo. Kami peserta jalan-jalan kali ini diantarkan mampir ke Kampung Batik Semarangan yang terletak di jl. Batik, lokasinya pun dekat dari Gereja Blenduk, tinggal jalan kaki aja.

Gerbang Kampung Batik Semarang

Menurut pengamatan Rusa sih, sepertinya gak banyak sih gerai batik di Kampung Batik ini, atau mungkin karena gak terlalu muter-muter jauh ya? Waktu itu juga mau lihat proses pembuatan batiknya sih, ternyata hari Minggu lagi libur, jadinya gak ada proses produksi batik yang bisa dilihat. Tapi ternyata gak mengecewakan ke kampung Batik ini, karena beberapa blogger dari luar kota diberikan kesempatan untuk mencicipi belajar membatik menggunakan canting. Huwaw, ini pengalaman yang luar biasa buat Rusa.

Gini ya kalau artis lagi belajar membatik, banyak mata dan kamera yang melihat

Ini hasilnya

Meliuk-liukkan canting yang sudah berisi malam cair panas ke ke kain yang sudah dilukisin motif itu ternyata gak mudah. Beberapa kali malam cair itu meleleh tidak mengikuti motif, seperti pulpen yang tintanya bocor gitu (apa sih istilahnya?). Jadi kain yang sudah Rusa lukis dengan malam menjadi sedikit tidak sempurna, huhuhu. Tapi senang banget deh diberi kesempatan untuk belajar membatik ini, setelah Rusa tanya kepada mbak-mbak yang mengajari cara membatik ini ternyata nilai Rusa begitu rendah. “Mbak gimana hasil membatik saya? bagus gak?” | “Hehe, lumayan mas” *mbaknya menghibur sepertinya* | “Kira-kira nilainya berapa kalau dari 5-10? *Rusanya gak mau dari nilai 0-10, takut dikasih 0* | “5 setengah mas” | … *Errrr* *seruduk mbaknya*.

FYI untuk yang ini sampek masuk DetikInet loh, ada foto Rusa yang dicloaseup lagi, baca deh di sini. KEREN KANNN???!!! #gaksante.

Pusat Oleh-Oleh Jalan Pandanaran

Destinasi terakhir dari jalan-jalan wisata Semarang ini adalah ke pusat oleh-oleh yang ada di jl. Pandanaran. Kamu beli apa Rus? Errr Rusa gak beli apa-apa, habisnya olehnya-olehnya aneka makanan yang sudah Rusa temui, makanan khas Semarang juga banyak berkeliaran di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Aneka ragam bandeng, Lumpia yang juga sering tak makan di Surabaya, bakpia dan juga wingko babad. Terus ngapain Rus? Alhasil dari pada gak ngapa-ngapin setelah liat teman-teman yang lain pada belanja oleh-oleh, Rusa beli Lumpia Mbak Liem yang 1 harganya Rp. 10.000 itu. Errr mahalnyaaa. Huehehehe. Rusa beli 2, lumayan bikin kenyang juga sih, walau rasanya kurang ikhlas karena ukuran lumpia 1 Rp. 10.000 itu gak sebebesar yang Rusa bayangkan.

Salah Satu Toko Pusat oleh-Oleh

Senang bisa jalan-jalan mengunjungi beberapa tempat wisata kota Semarang. Kalau ada pertanyaan koq gak mampir ke Lawang Sewu? Errr Lawang Sewu terlalu mainstream, huehehehe.

Makasih buat teman-teman Dot Semarang yang udah mengajak mengunjungi tempat-tempat wisata menarik di Semarang. Makasih atas sambutan hangatnya. Selamat ulang tahun yang ke 2 buat kalian, terus kompak online dan offline ya! Buat teman Rusa, Hyudee thanks banget foto-fotonya ya!

Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

57 Comments - Add Comment

Reply

Leave a Reply to Rusa Cancel reply


4 + seven =