Hari Pahlawan, Pahlawan dan Bung Tomo

50

Bung Tomo

Seperti yang telah kita tahu, setiap tanggal 10 November, kita selalu memperingatinya sebagai Hari Pahlawan (walau gak jadi hari libur). Kenapa diperingati pada tanggal 10 November? kok gak 7 Agustus gitu? kan bisa sekalian bareng ulang tahunnya Rusa #eaaa. Tanggal 10 November diambil karena memang pada tahun 10 November 1945 merupakan hari di mana ada pertempuran hebat antara arek-arek Suroboyo dengan pasukan NICA yang diboncengi Belanda. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Menjelang tahun 1950-an, Presiden Soekarno menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Pahlawan. Sebagaimana diusulkan Sumarsono, mantan pimpinan tertinggi gerakan Pemuda Republik Indonesia (PRI) yang ikut ambil bagian dalam peperangan sengit itu.

Waduh, kok malah seperti jadi guru Sejarah gini ya? hehehe. Ok, dalam rangka hari pahlawan gini? sebenernya apa sih makna pahlawan buat kamu? Seperti apa sih pahlawan buat kamu? Waduh kok berat banget gini ya pertanyaannya? hehehe.

Sebenarnya banyak sih pahlawan di sekeliling kita, kamu aja yang dengan “gagah berani” membantu nenek-nenek menyebrang jalan itu aja sudah bisa disebut pahlawan, ya gak sih? hehe, orang yg menginspirasi untuk melakukan hal yang positif juga bisa disebut pahlawan buat kita. Di era social media gini, banyak orang yang bisa melakukan hal postif. Banyak sekali gerakan-gerakan positif yang berangkat dari ide-ide kecil dan dari rasa kepedulian. Itulah pahlawan masa kini.

Dalam rangka memperingati hari pahlawan, Rusa beserta Mbah Sangkil, Pak Gempur sekaligus pasukan Peniti-nya berziarah ke makam Bung Tomo yang berada di komplek Pemakaman Umum Ngagel. Siapa Bung Tomo? APAAA? belum pernah dngar? keterlaluan! Okj Rusa jelasin sedikit tentang Bung Tomo.

Makam Bung Tomo
Berdoa buat Bung Tomo

Sutomo, itulah nama asli dari Bung Tomo, beliau dilahirkan di Kampung Blauran, di pusat kota Surabaya 3 Oktober 1920 – meninggal di Padang Arafah, Arab Saudi, 7 Oktober 1981 pada umur 61 tahun. Beliau inilah orang pengobar semangat arek-arek Suroboyo untuk melawan Belanda pada pertempuran 10 November 1945 yang akhirnya kita peringati sebagai hari pahlawan seperti hari ini. Jadi pas banget jika hari pahlawan seperti ini kita berziarah mengunjungi makamnya. Paling gak jadi mengenang jasa-jasa beliau pada bangsa dan negara kita.

Gerbang Pemakaman Umum Ngagel
Makam Bung Tomo

Huwaw setelah berziarah ke makam Bung Tomo, baru tahu kalau ternyata Bung Tomo ikon Pahlawan Surabaya itu dimakamkan di Pemakaman Umum Ngagel, bukan di Taman Makam Pahlawan yang berada di sebrangnya. Katanya sih karena Bung Tomo gak mau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, maunya di Pemakaman Umum. Huwaw hebat banget Bung Tomo, HIDUP BUNG TOMO! MERDEKA!

Selamat Hari Pahlawan!

50 COMMENTS

  1. Saya pernah baca transkrip orasi Bung Tomo, luar biasa!

    Barangkali kerendahan hati almarhum memang patut dicontoh. Bahwa gelar bukan lah sesuatu yang perlu dipertahankan (apalagi diperebutkan). Toh orang-orang bisa tahu sendiri sejarahnya.

    Selamat Hari Pahlawan.
    *mengepalkan tangan ke udara*

  2. huwaw,,, setelah 6 tahun di Surabaya, saya bahkan juga belum pernah ziarah ke makam Bung Tomo *dan baru tau kalo makamnya di Ngagel situ* :D

    salam kenal Rusa, aku banyak denger nama kamu dari Pak Bukik (dosenku) lhooo, ehehe

  3. ahaha enggak secara langsung sih, cuma kan sering mention-an & komen-an blog aja sama kamu, trus di posting2an blognya jg beberapa kali sebut nama kamu kan, hehe

Leave a Reply