Festival Lan Fang, Dari Sahabat Lan Fang untuk Lan Fang

Lan Fang tidak hanya seseorang yang tidak hanya mau peduli, tapi mau berbuat sesuatu. Lan Fang lebih dari seorang penulis. Dia juga melakukan ibadah sosial, dia berbuat sesuatu. Begitulah kata Syaifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, Wakil Gubernur Jatim tentang Lan Fan seraya mengenang sastrawan Surabaya pada Festival Lan Fang di gedung Suara Surabaya jalan Wonokitri 3 Januari kemaren.

Yup, Gus Ipul adalah salah satu tokoh yang hadir pada Festival Lan Fang yang juga merupakan pembukaan Festival Lan Fang yang akan hadir dalam 3 bulan ke depan. Tokoh lainnya yang hadir adalah seperti Indah Kurnia Anggota DPR RI, Prof. Budi Darma, Errol Jonathans, M. Shoim Anwar, Irawan Hadikusumo, Johan Budhi Sava, Wina Bojone dan masih banyak lagi yang gak bisa Rusa sebutin satu persatu. Yang pasti festival parade pembacaan cerpen-cerpen karya Lan Fang kemaren sangat meriah dengan kehadiran para sahabat Lan Fang (baca: fans/pembaca novel Lan Fang) termasuk para tokoh-tokoh yang sudah Rusa sebutin di atas.

Sejumlah Tokoh Surabaya yang Hadir

Suasana Mendengarkan Pembacaan Cerpen

Cerpen yang dibacakan secara parade itu adalah “Bai She Jing”, yang dibacakan oleh 6 sahabat Lan Fang. Berikutnya adalah cerpen yang sangat perempuan sekali, yaitu “Malam-Malam Nina” yang dibacakan oleh 6 perempuan sahabat Lan Fang. Sedangkan cerpen terakhir adalah “Qiu Shui Yi” yang dibacakan oleh 8 sahabat Lan Fang, termasuk Gus Ipul yang menarik perhatian cara bacanya. Karena Gus Ipul menambahkan sedikit guyonan yang menambah gelak tawa suasana di gedung Suara Surabaya kemaren.

"Zai jian ..." ia menghela nafas, bangkit dan melambaikan tangan

Ekspresi Indah Kurnia Membacakan Cerpen Qiu Shu Yi

Gak Rusa gak ikutan baca cerpen, cuma ikutan narsis aja :3

Lan Fang yang seperti kita ketahui adalah salah satu sastrawan Surabaya yang meninggal karena kanker payudara pada tanggal 25 Desember 2011 lalu. Selama hidup dia dikenal tidak hanya karena karya sastranya yang indah, tapi juga pribadinya yang pluralis dan humanis. Untuk menggambarkan itu, Dr Ananto Sidohutomo salah satu penggagas Festival Lan Fang mengatakan, “Lan Fang itu sastra, Lan Fang itu nilai-nilai kemanusiaan. Sastra indah jika nilai kemanusiaan indah. Dan Lan Fang itu indah”.

Parade pembacaan cepren-cerpen karya Lan Fang adalah pembukaan dari festival-festival yang akan terselenggara selama 3 bulan ke depan. Festival itu di antaranya adalah:

  •  5 Januari 2012 Talkshow di JTV
  • 8 Januari 2012 Baca Pusi Lan Fang di Trunojoyo 63 (jam 15.00-18.00)
  • 5 Februari 2012 Musikalisasi di Matchbox Too Jl Jawa 33 Surabaya (jam 15.00)
  • 16/17 Januari 2012 Bedah Novel Lan Fang “Perempuan Kembang jepun” oleh Sindhunata di Perpuastakaan Malang
  • 26 Februari 2012 Diskusi Cerpen Lan Fang di PUKS, Rungkut Asri Surabaya (jam 10.00-1200)
  • Februari 2012 Seminar Perempuan dan Kebangsaan di Jawa Pos
  • Februari 2012 Tadarus Pusi di Tebuireng
  • 11 Maret 2012 Puncak Acara

Pada puncak acara 11 Maret 2012 nanti akan ada 1. Pemaren lukisan 2. Penjualan buku karya Lan Fang dengan harga spesial 3. Pembacaan puisi dan cerpen Lan Fang 4. Launching buku-buku dari sahabat Lan Fang, pembuatan antologi pusi dan cerpen yang dipersembahkan untuk Lan Fang serta bedah buku. 5 Penyuluhan dan konsultasi gratis kanker payudara dan serviks 6. Donasi untuk anak-anak Lan Fang 7. Pemutaran dokumentasi video dan foto Lan Fang 8. Pertunjukan musik pluralisme (barongsai danrebana) 9. Testimoni dari berbagai latar belakang, dalam format video 10. Kampanye Bidadari breaks the silent “Mom, Please Dont Die..!” dll.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Festival Lan Fang bisa pantau timeline twitternya di @untuklanfang atau ke sekretariatnya di jalan Trunojoyo 63 Surabaya, atau bisa telp ke 0315670743.

Selamat Jalan Lan Fang, kau akan selalu dikenang.

Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

30 Comments - Add Comment

Reply


nine − = 2