Belajar Preproduksi Film dari Hanung Bramantyo

LA Light Campus Edutainment adalah acara yang dihelat di kampus-kampus di Indonesia, salah satunya adalah LA Light Campus Edutainmet Movie The Industries yang telah diadakan di kampus Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya tanggal 22 April 2009 kemaren.
Acara yang diadakan berkat kerjasama LA light dengan Mapalas unitomo ini terbilang cukup sukses karena berhasil mengundang banyak pengunjung yang tak lain adalah para mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya. Ya.. memang yang hadir adalah para mahasiswa karena memang acara ini adalah memang diperuntukkan hanya buat mahasiswa. Makanya untuk ikut menyaksikan secara langsung di area halaman kampus Unitomo harus menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa.
Tak rugi memang harus membuang waktu datang ke acara yang dipandu oleh aktor Ringgo Agus Rahman ini. Karena di sini saya telah mendapatkan banyak ilmu tentang bagaimana preproduksi sebuah film. Nah sutradara yang 2 kali mendapatkan piala citra, Hanung Bramantyo yang telah menjelaskan banyak bagaimana proses preproduksi sebuah film ini. Dan untuk kesempatan kemaren Hanung Bramantyo mengambil film fenomenal Ayat-Ayat Cinta sebagai contohnya, karena memang film inilah yang banyak ditonton oleh mayarakat.
Bicara Prepoduksi Film: Ringgo, Hangung Bramantyo dan MC cewek.
Hanung Bramantyo menjelaskan proses preproduksi film mulai dari ide konsepnya, tone colour, refenrensi musiknya dan lain-lain sebagainya. Dijelaskan pula bagaimana pemilihan lokasi syuting dan pemilihan aktor dan aktris pemeran agar pas dengan ceritanya. Nah pada saat itu dijelaskan pula bahwa ternyata tokoh Fahri yang ada di Ayat-Ayat Cinta memang ada tapi bukan mahasiswa dari Indonesia, yang mahasiswa dari Indonesia adalah mahasiswa yang kisahnya mirip dengan Fahri tapi namanya bukan Fahri. Nah pada saat itu ditampilkan foto asli yang punya nama Fahri dan mahasiswa Indonesia yang mirip dengan fahri.
Setelah puas menjejali mahasiswa dengan penjelasan preproduksi film dari sutradara Hanung Bramantyo, akhirnya mahasiswa yang hadir dihibur dengan penampilan grup band asal Yogyakarta Seventeen, yang tentunya mungkin penampilan Seventeen adalah yang paling ditunggu para sebagian mahasiswa yang merupakan penggemarnya. Dan penampilan band yang sempat membuat hati saya tertusuk-tusuk lewat lagunya Untuk Mencintaimu ini menjadi acara penutupnya.
Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

57 Comments - Add Comment

Reply


five − 3 =