Belajar Jurnalistik Online di Workshop Detik

Yay, Rusa ternyata termasuk dalam 40 peserta terpilih untuk mengikuti workshop, setelah mengkikuti seminarnya. Ternyata peserta yang ditelepon panitia disuruh bawa leptop, adalah termasuk peserta yang terpilih dalam 40 yang masuk dalam peserta workshopnya. Dan ternyata 2 teman peserta yang jejeran dengan Rusa di bangku paling depan waktu Seminar, juga termasuk peserta workshop, emang jodoh ya kita-kita ini, sama pula tema baju yang kita pake, hehe.  Yup mereka adalah GanesAji dan Rosevioly

GanesAji, Rosevioly dan Rusa

Workshop dimulai setelah makan siang dan sholat dzuhur. Masih bertempat di Hotel Bumi Surabaya, tapi di ruangan berbeda dengan seminar, di sini peserta memang sudah dihimbau membawa leptop sendiri-sendiri, karena peserta workshop diajak untuk praktek langsung dalam belajar jurnalistik online. 2 Pembicara berasal dari redaktur Detikcom, lupa siapa saja namanya. Pembicara pertama membahas tentang Detik dan Lokal Detik yang akan dikembangkan, sementara pembicara ke dua, memberikan materi tentang dasar-dasar jurnalistik online.

Terus terang kedua pembicara terlebih pembicara ke dua, sangat tidak menarik, tidak seperti workshop, pembicara sangat monton sama halnya seperti kuliah, pembicara “mencekoki” segitu banyak materi tentang jurnalistik dengan waktu yang sangat singkat, dengan cepat, bahkan kadang cuma dibaca dan sempat juga loncat-loncat. Its ok, Rusa udah sering dapat materi serupa di kampus, jadi tidak masalah, hehe.

Ok berikut Rusa lampirkan saja twit-twit Rusa dengan tagar #workshopdetik ini:

  1. Detik itu ATM loh serius #workshopdetik
  2. Di Asia Tenggara perilaku intenet 77% menggunakan search engine, 69% entertainment, 62% directoris, 57% news
  3. Detik punya 23juta page view perhari
  4. Semakin sering update, semakin bagus di SEO
  5. Media online: Jurnalis 3 in 1, harus bisa nulis berita, foto dan video
  6. jenis berita: straigh news, depth news, feature. media online gak selalu traigh news
  7. Sumber Berita: narasumber, pembaca, media massa lain, SOCIAL MEDIA, alat komunikasi: THT
  8. Menulis Berita: berita terdiri judul, lead, susunan kalimat dan kutipan
  9. judul bisa juga dari kutipan lohhh
  10. judul: singkat, padat, menarik perhatian, boleh sdkt provokatif
  11. Lead adalah etalase sebuah tulisan. Lead harus mampu memikat pembaca u/ memasuki artikel yg ditulis
  12. Kutipan: digunakan u/ mempertegas/ memperkuat angle, jangan panjang2
  13. gunakan susunan kalimat yg benar, SPOK, hindari kalimat panjang
  14. hindari menulis tudingan sebelum mendapat tanggapan dr pihak yg dituding, hindari sebelum mendapat bukti yg kuat
  15. konfirmasi ke pihak yg berwenang Polri atau lembaga lain re: menulis tudingan
  16. lebih baik memuat hak jawab lebih cepat dan utuh
  17. harus ada pembedaan tampilan antara berita dan iklan, misal ditulis dg advertorial, inforial / iklan
  18. prinsip menulis di Media Massa; independen, akurat, objektif, fair, seimbang dan netral
  19. jurnalis menghormati prifasi orang #kodeeti
  20. peraturan / perundangan yg kudu dibaca: UU Pers, UU ITE… *pindah slide selanjutnya* *ketinggalan*
  21. Social Media bukan PERS

Sekilas mengenai Lokal Detik adalah fitur baru dari Detikcom, di mana para blogger atau jurnalis daerah diajak untuk membuat portal lokal yang bekerja sama dengan detikcom. Nah dengan workshop ini Detik menjelaskan panjang lebar bagaimana Lokal Detik yang dimaksud. Para peserta yang terpilih diajak untuk membuat portal lokal, di situ para blogger (kebanyakan dari peserta) diajak untuk menjadi selayaknya wartawan Detikcom, yang berbisnis Media portal lokal.

Di akhir workshop, peserta diajak untuk menulis berita langsung posting di lokal masing-masing (peserta telah dibuatkan lokal detik) dengan hanya menyaksikan satu video CCTV, kalo gak salah peserta hanya diberi waktu 10 menit untuk menyelasaikan beritanya langsung diposting di lokal milik peserta masing-masing

Berikut hasil dari berita yang ditulis oleh Rusa

Berita tulisan Rusa yang hanya ditulis on the spot selama 10 menit

Serunya hasil berita yang telah diposting oleh peserta dinilai langsung oleh Founder dan Pemimpin Redaksi Detikcom, BDI (Budiono darsono). Yah berita Rusa hanya dapat nilai 6,5 (walau tak ada nilai lebih tinggi dari itu) tapi Rusa senang katanya BDI judul dari berita Rusa yang terbaik, dikasih nilai 7 (judulnya), hehe. Rusa senang karena di situ banyak dapat ilmu dari BDI, karena dijelaskan panjang lebar bagaimana menulis sebuah berita mulai dari pemilihan judul sampai pada isi berita. Apalagi hasil berita yang kita tulis langsung dikoreksi dan dijelaskan kelebihan dan kekurangannya.

Rusa bersama BDI

Selesai penilaian berita oleh BDI, akhirnya kami para peserta foto bersama dengan BDI, sayang Rusa gak punya foto bersamanya. Tapi Rusa ada foto Rusa bersama BDI, hehe. Makasih GanesAji foto-fotonya.

Share yuuk..
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

22 Comments - Add Comment

Reply


3 + seven =