3 Doa 3 Cinta | Pesantren Bukan Tempatnya Islam Garis Keras
By Rusa on Dec 27, 2008 in Film
Tiga sahabat Huda, Rian dan Syahid, tiga remaja yang tinggal di pesantren di Jogja. Mereka punya rencana dalam hidup mereka masing-masing setelah lulus dari pesantren dan SMA sebulan lagi. Mereka memiliki lokasi rahasia, sebuah dinding tua di belakang pesantren, di mana mereka menulis harapan-harapan mereka di dinding. Hingga sebuah situasi merubah hidup mereka.
Cara menceritakan kehidupan pesantren di film ini sangat berhasil, pas dengan porsinya, tidak terlalu berlebihan. Pesantren bagaimana digambarkan dengan kehidupan sederhana. Bagaimana mereka ngaji kitab kuning, sholat berjamaah, ngantri saat mau makan, dan keadaan kamar yang berantakan serta lemari Huda yang mirip banget dengan lemariku (baca: kotak) di pesantren. Mungkin karena yang ngegarap film ini emang jebolan pesantern ya (yang bikin ingat aku di pesantren adalah saat Huda dan Rian ke pasar malam di alun-alun kecamatan, mirip banget dengan pasar malam di alun-alun Bungah [Gembus] pas Haul Bungah)

Sebenarnya terlalu berlebihan kalo film ini dibilang kembalinya adu aktingnya Dian Sastro dan Nicholas Saputra, karena di film ini peran Dian Sastro tidak begitu penting di sini, inti penting di film ini justru mau menceritakan bagaimana kehidupan pesantren yang diperankan oleh 3 aktor diatas tadi. Jadi kehadiran Dian Sastro tidak begitu penting. Apalagi terkesan terlalu maksa harus mempertemukan Dian Sastro dengan Nicholas Saputra, dan maksa banget Dian harus kembali beradegan ciuman dengan Nico, kurang pas dengan ceritanya. Tapi di luar itu akting Dian cukup bisa diacungi jempol dengan memerankan penyanyi dangdut yang norak matre nan terkesan murahan. Lain halnya akting Nicholas Saputra yang tak bisa lepas dengan image cowok yang cool layaknya perannya di Ada Apa Dengan Cinta dan Gie. Di film ini Nico tak bisa lepas dari bayang film-film sebelumnya. Dan aku rasa kurang berhasil tuh.
Kejanggalannya:
- Rian (Yoga Pratama) santri dari Surabaya, tapi koq gak Suroboyoan ya?
- Putri Kyai Wahab, aku terima deh kalo dia emang suka sama Huda, tapi gak segitunya kali, masak anak Pak Kyai berani ngelirik dan senyum-senyum kek gitu.
Di luar itu semua aku setuju banget dengan pesan yang mau disampaikan lewat film ini. “Kalo pesantren bukan tempatnya islam garis keras, kalopun itu ada, itu di luar pesantren.“
foto diambil di: http://www.3doa3cinta.com











Blog Watcher
December 27th, 2008 at 9:05 am
om benu uda nonton film nya y,,,
[Reply]
Blog Watcher
December 27th, 2008 at 9:06 am
http://asyiknyaduniakita.blogspot.com/
[Reply]
r1d0aja
December 27th, 2008 at 10:02 am
boleh nich film, pokoknya kalo dian dan nico jadi atu lagi keknya bakalan seru dech… ;D
[Reply]
welly
December 27th, 2008 at 11:51 am
salam kenal aja mas…
[Reply]
iBnu
December 27th, 2008 at 12:21 pm
@ Blog Watcher: udah dong…kalo ngereview tandanya nonton boss… kamu kapan bos nontonya?
@ r1d0aja:tapi gak seseru AADC, mau nonton juga neh?
@ welly: salam kenal juga mas
[Reply]
ABDEE NEGARA
December 27th, 2008 at 1:11 pm
Kayaknya mantap neh film ya..??
versi CD kah..?
[Reply]
Erwin Y
December 27th, 2008 at 2:57 pm
wah boleh juga ditonton nie
[Reply]
iBnu
December 28th, 2008 at 3:13 am
@ abdee: ya film bioskop mas
only in bioskop
@ erwin: mau nonton dmn mas?
[Reply]
mardee
January 11th, 2009 at 4:36 am
hmm…
tetep belum tertarik nongton
[Reply]
iBnu
January 11th, 2009 at 12:52 pm
@ mardee: ya boleh nonton boleh gak
[Reply]
Anonymous
January 31st, 2009 at 3:05 am
aku rasa malah kayak film komedi………!!
kebanyakan lucunya sich…!!!
salam inax
[Reply]